Tips Bisnis Sewa Mobil, Proyeksi Keuntungan di Hari Penting

Bisnis Sewa Mobil

Bisnis Sewa Mobil merupakan bisnis yang menjanjikan, apalagi jika Anda berada di tempat yang banyak dikunjungi wisatawan.

Tidak hanya itu, Bisnis Sewa Mobil mempunyai masa emas, misalnya Ramadhan, liburan sekolah dan liburan tahun baru.

Harap diperhatikan bahwa Anda tidak perlu memiliki mobil dalam jumlah besar untuk memulai bisnis ini. Dengan kata lain, Anda hanya dapat menggunakan satu atau dua unit mobil untuk memulai Bisnis Sewa Mobil.

Jika permintaan dari komunitas meningkat di masa depan, dan Anda mempertimbangkan untuk terlibat lebih jauh dalam bisnis ini, maka Anda dapat menambahkan mobil Anda sendiri ke dalamnya.

Berikut beberapa hal yang harus Anda perhatikan ketika ingin memulai Bisnis Sewa Mobil.

Tips Memulai Bisnis Sewa Mobil

1. Memilih Lokasi yang Strategis

Saat menjalankan bisnis, salah satu hal utama yang perlu diperhatikan adalah lokasi.

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, lokasi yang banyak turis menjadi lokasi terbaik untuk bisnis ini, Jika rumah atau mobil Anda dekat dengan tempat wisata, alangkah beruntungnya Anda.

Selain itu, salah satu kelebihan lokasi adalah nyaman atau mudah ditemukan, sehingga penyewa tidak akan kesulitan mengunjungi tempat rental mobil yang Ada.

Lalu, bagaimana jika lokasi bisnis Anda berada di kawasan pemukiman yang jauh dari tempat wisata atau keramaian?

Jangan khawatir! Anda bisa memulainya dengan menyewa mobil ke tetangga terdekat, atau ke sekolah yang memiliki layanan antar jemput siswa.

2. Manfaatkan Mobil yang Ada

Jika Anda memiliki mobil kosong di rumah, mengapa tidak menggunakannya? Bagi penangkap peluang, biasanya mereka menggunakan mobil ini sebagai kendaraan online.

Namun selain itu Anda juga bisa langsung memanfaatkannya untuk menyewa, biasanya dihitung berdasarkan waktu pemakaian.

Misal, untuk sewa mobil dengan sopir selama 6 jam, harganya Rp 250.000. 12 jam pemakaian, biayanya Rp 450.000.

Pada saat yang sama, Anda akan dikenai biaya Rp 600.000 untuk penggunaan sepanjang hari. Anda juga bisa menetapkan harga baru menggunakan paket sewa mobil tanpa sopir yang biasanya lebih murah.

Baca Juga:  10 Peluang Bisnis Gorengan Kekinian yang Menguntungkan

Tapi ingat, Anda juga harus memperhatikan aspek keamanannya!

3. Beli Mobil Yang Diminati

Jika pada poin sebelumnya kita membahas menggunakan mobil yang sudah ada, kali ini fokus kita pada para pemula yang hanya ingin membeli mobil untuk keperluan bisnis.

Jika ingin membeli mobil, usahakan untuk memilih mobil dengan permintaan tinggi, seperti Avanza atau Xenia. Mobil Avanza dan Xenia merupakan mobil yang paling banyak disewa oleh pengusaha rental mobil.

Mengapa?

Pasalnya, harga mobil tersebut tidak terlalu mahal dan banyak penumpangnya yaitu 5 sampai 6 orang.

4. Siapkan Kebutuhan Bisnis Sewa Mobil

Ingat, bisnis ini bukanlah bisnis yang bebas risiko. Faktanya, risiko terbesar yang mungkin Anda hadapi adalah mobil tidak akan kembali.

Untuk ini, Anda harus mengembangkan aturan bisnis untuk menghindari situasi ini. Misalnya, Anda meminta penyewa untuk memberikan KTP.

Pastikan sertifikat identitas atau dokumen pendukung lainnya benar dan legal. Jangan lupa untuk menandatangani perjanjian sewa yang lebih aman.

Anda juga bisa memotret mobil sebelum menyewanya untuk memastikan kondisi mobil masih baik, sama seperti sebelum menyewa mobil.

Pikirkan juga tentang asuransi mobil Anda.

5. Lakukan Promosi

Promosi itu penting!! Ingat, jika Anda tidak mempromosikan bisnis Anda dengan gencar, bagaimana konsumen akan memahami bisnis Anda?

Yang bisa Anda lakukan adalah berpromosi melalui media sosial, membuat website khusus atau mengandalkan promosi dari mulut ke mulut.

Cobalah memberi tahu tetangga Anda bahwa Anda sekarang memiliki bisnis sewa mobil.

Siapa tahu tetangga mungkin butuh jasa rental mobil. Nah, mobil Anda bisa memberi mereka solusi, bukan?

6. Bangun Jaringan Bisnis

Sebagai seorang pengusaha tentunya ingin bisnis rental mobil berkembang pesat bukan?

Langkah selanjutnya yang bisa Anda lakukan adalah membangun jaringan bisnis. Cobalah bekerja dengan hotel atau penyelenggara perjalanan untuk mempromosikan bisnis Anda.

Siapa tahu, bisnis bisa berkembang lebih cepat, Anda akan mampu menarik lebih banyak pelanggan!

Perkiraan Keuntungan Bisnis Sewa Mobil

1. Pendapatan Bulanan

Simulasi:

  • Biaya sewa sudah termasuk akomodasi sopir dan sopir.
  • Bensin, parkir, tol, dan biaya lainnya ditanggung oleh penyewa
  • Biaya sewa mobil perhari = Rp. 500.000

Total pendapatan tiap kendaraan dalam 1 bulan = Rp. 500.000 X 30 = Rp 15.000.000

2. Keuntungan

Total pendapatan bulanan adalah Rp. 15.000.000

Biaya operasional:

  • Asuransi Pengemudi = Rp. 50.000
  • Pelayanan rutin = Rp. 1.000.000
  • Pembayaran angsuran mobil Avanza (jika masih pembayaran angsuran) = Rp. 5.000.000
  • Beban lain-lain = Rp. 500.000
Baca Juga:  Apa itu Perdagangan Internasional, Jenis, Bentuk dan Manfaat

Total pendapatan-pendapatan operasional bulanan. 15.000.000 – 6.550.000 = Rp 8.450.000

Nilai di atas adalah nilai simulasi dari nilai laba sebelum pajak kendaraan Anda, yang ditagih setahun sekali. Hanya dengan satu unit mobil, Anda bisa meraup untung yang lumayan bukan?

Peluang Bisnis Sewa Mobil Saat Ramadhan

Saat bulan suci Ramadhan atau menjelang Idul Fitri, jumlah pelanggan sewa mobil biasanya meningkat karena beberapa alasan sebagai berikut:

1. Praktis

Ramadhan atau kedatangan adalah tradisi pulang kampung atau mudik. Hal ini menyebabkan semua orang berebut untuk mencari tiket pulang, entah itu tiket bus, atau tiket kereta api.

Persaingan untuk Mendapatkan Tiket transportasi tidaklah mudah, sehingga banyak orang memilih mencari cara transportasi lain, seperti menyewa mobil.

Kepraktisan dan kemudahan menjadi alasan utama, karena mereka hanya perlu menetapkan tanggal dan siap pulang saat harinya tiba.

2. Lebih Hemat

Beberapa orang mungkin mempertimbangkan untuk menyewa mobil untuk pulang, yang mahal dan lebih boros. Ya, ini bisa terjadi jika Anda hanya menggunakan mobil saja untuk pulang.

Bagi orang yang sudah menikah, menyewa mobil bisa menghemat banyak biaya pulang pergi.

Sebagai contoh:

Jika satu keluarga beranggotakan 5 orang, maka jika ingin naik kereta api pulang ke Yogyakarta berarti harus membeli 5 tiket.

Jika harga 1 tiket Rp. 500.000 artinya biaya yang harus dibayar Rp. 2.500.000, ini hanya sekali jalan dan belum termasuk biaya transportasi lainnya, seperti biaya pulang pergi dari stasiun, dll.

Jika orang tersebut menyewa mobil, maka ia dapat menghemat hingga setengah dari biaya transportasi, karena satu-satunya biaya adalah sewa mobil, bensin dan tol.

3. Bisa Pakai Jasa Supir

Alasan lain mengapa Bisnis Sewa Mobil begitu ramai saat Ramadhan adalah layanan supir.

Sekalipun biaya yang dikeluarkan sedikit lebih tinggi, dengan menggunakan jasa supir, Anda tidak perlu berkendara di jalanan yang ramai atau merasa lelah.

Anda bisa beristirahat dan menikmati perjalanan, lalu tiba di rumah. Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, Bisnis Sewa Mobil memiliki potensi yang besar.

Tidak hanya di bulan Ramadhan, Anda juga bisa menjalankan bisnis ini di hari penting lainnya.

Dibutuhkan modal usaha dalam Bisnis Sewa Mobil. Dan terkadang hal ini sering menjadi penghambat terjadinya stagnasi.

Pilihan Lainnya:

Tinggalkan komentar