Cara Merinci Modal Warung Sembako Kecil – Kecilan

Modal Warung Sembako

Begini cara merinci modal warung sembako. Karena keuntungan yang menjanjikan, ide untuk memiliki usaha warung sembako kecil – kecilan kini semakin ramai diperbincangkan. Apalagi jika mengingat barang – barang penjualan yang dibutuhkan semua orang.

Contoh paling umum termasuk beras, mie instan, minyak, gula dan kopi. Semua orang pasti membutuhkannya untuk konsumsi sehari – hari. Nah, jika Anda tertarik untuk membuka toko kelontong, harap pahami  hal penting berikut ini sebelum mengetahui detail dana yang dibutuhkan.

Hal Penting Sebelum Membuka Usaha Sembako

1. Tentukan Lokasi

Sebelum mempertimbangkan detail pendanaan untuk membuka toko Sembako atau mencari pemasok, tentukan dulu lokasi penjualan Anda.

Entah itu di rumah, di pasar, atau menyewa tempat di tempat lain. Jika rumah Anda cukup besar, maka itu akan menjadi modal yang menguntungkan karena Anda tidak perlu lagi menyewa rumah.

Namun jika harus berjualan di luar rumah, carilah lokasi yang strategis dengan harga sewa yang murah. Perhatikan juga jarak dari lokasi ke tempat tinggal, agar biaya yang dikeluarkan tidak terlalu tinggi.

2. Membuat Rinci Tentang Barang – Barang

Jika lokasi telah ditentukan, silahkan mulai daftar barang yang Anda butuhkan. Berbagai perlengkapan tersebut akan memudahkan Anda dalam membuat detail Modal Warung Sembako kecil – kecilan.

Mulai memajang barang dari etalase, menyimpan kotak untuk sembako, timbangan, kalkulator, rak untuk penjualan, dll.

Kemudian, pertimbangkan apakah Anda akan memasang spanduk di toko sebagai tanda bahwa tempat tersebut menyediakan berbagai kebutuhan pokok rumah tangga.

3. Dana untuk Membeli Barang Jualan

Setelah persiapan lokasi dan daftar peralatan selesai, kini saatnya menjabarkan modal membuka usaha toko kelontong. Tentu saja yang pertama dan terpenting adalah sembako yang akan Anda jual. Berikut ini adalah contoh sembako dan biaya awal pembeliannya.

Contoh Sembako dan Biaya Awal

1. Beras

Anda bisa membeli beras dengan budget Rp 2 juta. Jika harga 10 kilogram beras antara Rp 19.000 hingga Rp 20.000, Anda bisa mendapatkan 10 karung. Satu karung beras dapat dijual kembali dengan harga per kilogram di masa depan.

2. Gula Pasir

Untuk gula, Anda bisa menganggarkan modal Rp 600.000. Ada dua pilihan: langsung beli grosir ukuran 100 kg, lalu Anda kemas dan eceran untuk dijual eceran, atau beli produk yang sudah dikemas dalam harga per kilogram.

3. Minyak Goreng

Warung sembako pasti menyediakan minyak goreng. Namun bentuknya bermacam – macam, mulai dari botol kemasan sendiri, plastik, gelas atau botol kemasan pabrik. Cukup bujet 1 juta rupiah untuk minyak goreng dan bungkus dalam ukuran kecil untuk penggunaan eceran.

4. Telur

Harga telur sering berubah – ubah di pasaran. Karena harganya tidak pasti, jangan lihat berapa kilo yang ingin dibeli, tapi lihat budget Anda. Misalnya siapkan 1 juta rupiah untuk telur. Usahakan untuk membeli telur saat harga sedang murah, agar tidak rugi nantinya.

5. Susu

Anda bisa mendapatkan susu bubuk dalam bentuk sachet dengan modal Rp 500.000. Beli berbagai macam susu bubuk, seperti berbagai merk rasa coklat dan vanilla. Jika Anda menjual berbagai macam susu bubuk di warung, itu akan lebih menguntungkan.

6. Bawang

Bawang merah, bawang putih dan bawang bombay merupakan bagian dari kebutuhan pokok yang dibutuhkan untuk bumbu masakan.

Namun, kerugian menjual bawang bombay adalah bisa membusuk sebelum dijual. Oleh karena itu, Anda bisa membeli beberapa jenis bawang bombay dengan budget Rp 500.000 dan menjualnya kembali secara terpisah di warung sembako Anda.

7. Garam

Dengan modal Rp 200.000, Anda sudah bisa membeli garam secukupnya untuk dijual kembali. Anda bisa membeli garam kasar dan garam halus.

8. Sayuran

Sama seperti bawang bombay, sayuran termasuk komoditas yang mudah rusak jika tidak segera dijual. Oleh karena itu, jika Anda baru akan membuka toko dan tidak mengetahui kisaran pembeli harian, Anda hanya perlu merogoh kocek sebesar 500.000 rupiah untuk membeli wortel, terong, kentang, ikan asin, brokoli, tempe, dll.

9. Mie Instan

Mie instan menjadi makanan yang paling laris di warung – warung sembako. Nah, budget untuk membelinya mungkin sekitar 500.000 hingga 1 juta rupiah. Jangan ragu untuk membeli mie instan dalam jumlah banyak sekaligus. Pastikan Anda membeli mie instan dengan berbagai merek dan rasa.

Rincian Modal Warung Sembako

  • 10 karung beras Rp 2.000.000
  • Gula pasir 100 kg Rp.600.000
  • 80 liter minyak goreng Rp 1.000.000
  • Telur 40 kg Rp 1.000.000
  • 4 dus susu (480 bungkus) Rp 500.000
  • Bawang bombay 20 kg Rp 500.000
  • Sayuran – Rp 500.000
  • Mie instan 10 box (400 pcs) Rp 1.000.000

Total modal barang yang dijual Rp7.100.000

Secara umum, modal untuk memulai usaha warung sembako sederhana ini sekitar 7 juta rupiah, belum termasuk kebutuhan lain seperti etalase, kotak penyimpanan, dan tempat persewaan.

Pilihan Lainnya:

Cara Investasi Emas Agar Untung untuk Pemula

Anda berencana investasi emas? Pahami dulu cara investasi emas agar untung. Beli emas, menetapkan tujuan, tempat investasi, dan lainnya. Memiliki penghasilan yang stabil tidak berarti…

Tinggalkan komentar