5 Alasan Memilih Reksadana Pasar Uang Bagi Investor Pemula

alasan memilih reksadana pasar uang

Untuk investor pemula, inilah alasan untuk memilih reksadana pasar uang. Investasi harus dimulai sedini mungkin. Dengan mulai berinvestasi sejak dini, Anda dapat mengembangkan pola pikir konsumen untuk meningkatkan produktivitas.

Salah satu cara memulai investasi dengan modal kecil adalah dengan berinvestasi di reksa dana. Mengapa memilih reksa dana pasar uang? Simak artikel di bawah ini!

Sahabat investor dari seluruh Indonesia, apa kabar? Kali ini kami akan membahas tentang reksa dana pasar uang. Sampai saat ini mungkin masih banyak orang yang belum mengenal reksa dana.

Meski sekilas mirip dengan deposito, reksa dana merupakan produk investasi yang berbeda dari segi teknis.

Reksa dana adalah aset yang dapat diperdagangkan setiap saat, dan deposito terikat oleh kontrak. Pengembalian reksa dana tergantung pada jenis reksa dana yang Anda pilih.

Ada empat jenis reksa dana yang tersedia di pasar, antara lain: reksa dana saham, reksa dana pasar uang, reksa dana pendapatan tetap  dan reksa dana campuran.

Dalam reksadana pasar uang yang merupakan investasi dengan risiko terkecil, return / pengembalian tahunannya kisaran antara 6% hingga 7%. Sedangkan dalam reksadana saham mengenai pengembalian tahunannya dapat mencapai lebih dari 10%. Namun, return reksadana saham sebanding juga dengan risikonya.

Apabila Anda merupakan seorang mahasiswa yang ingin memulai investasi dan belum mempunyai pengalaman yang cukup terhadap dunia investasi, maka reksadana pasar uang dapat dijadikan sebagai referensi untuk memulai investasi kecil – kecilan.

Berikut ini  alasan memilih reksadana pasar uang merupakan investasi yang tepat bagi pemula.

Alasan Mengapa Memilih Reksadana Pasar Uang Cocok untuk Investor Pemula

1. Bisa Dimulai dengan Modal Kecil

Tidak memerlukan banyak modal untuk mulai berinvestasi di reksa dana, dan siapapun dapat membelinya. Saat ini ada pasar yang bekerja sama dengan agen penjual reksa dana (APERD) yang menawarkan pembelian reksa dana mulai dari dana Rp10.000.

Sisihkan saja uang saku atau uang kopi, dan Anda sudah bisa mulai berinvestasi di reksa dana pasar uang yang Anda inginkan.

2. Cocok untuk Investasi Jangka Pendek

Reksa dana pasar uang adalah investasi jangka pendek. Jika Anda seorang investor dan ingin membeli sesuatu dalam 6 bulan atau 1 tahun ke depan, tidak ada salahnya untuk mulai menyetor uang di reksa dana pasar uang.

Asumsinya yaitu Anda menggunakan celengan untuk menabung. 100.000 Rupiah per bulan, untuk jangka waktu 1 tahun, uang yang Anda miliki adalah 1.200.000.

Namun, jika Anda menyisihkan dana sekitar Rp100.000, Berinvestasi di reksa dana pasar uang setiap bulan, dengan tingkat pengembalian tahunan 7%, maka dana yang Anda kumpulkan akan meningkat sebesar Rp. 1.200.000 x 7% = Rp. 84.000.

Jadi dari Rp. 1.200.000, sobat mendapatkan untung dengan total uang menjadi Rp. 1.284.000. Mana yang lebih menguntungkan?

3. Dapat Ditarik Kapan Saja

Reksa dana adalah aset yang sangat likuid. Artinya setiap kali Anda ingin mencairkan reksa dana Anda akan segera diproses dan kemudian akan masuk ke rekening Anda setelah 3 hari kerja (Sabtu dan Minggu tidak dihitung sebagai hari kerja).

Oleh karena itu, jika suatu saat Anda memiliki kebutuhan yang mendesak, Anda tidak perlu khawatir dan menunggu lama. Jual saja reksa dana dalam portofolio Anda.

Baca Juga:  5 Aplikasi Investasi Reksadana Online Terbaik 2021

4. Tidak ada Penalti

Jika Anda memutuskan untuk menjual semua reksa dana, bahkan jika Anda menjualnya beberapa hari setelah pembelian, Anda tidak akan dikenakan sanksi.

Hanya biaya transfer antar bank yang akan dikurangi. Jika Anda tidak menggunakan rekening BCA saat pengisian atau penarikan dana akan di potong 6.500. Sebagai perbandingan, jika Anda menyimpan uang di bank, Anda akan dikenakan biaya pengelolaan bulanan.

5. Risiko Sangat Minim

Reksadana apapun jenisnya pasti memiliki risiko. Namun, risiko pada reksadana pasar uang hampir tidak ada. Reksadana pasar uang merupakan jenis reksadana yang memiliki return kecil dan  cenderung tumbuh secara konsisten sehingga hampir tidak ada risikonya.

Hal ini berbeda dengan reksadana saham yang memiliki tingkat risiko tinggi, tetapi cocok untuk jangka panjang.

Dalam segi modalnya sangatlah kecil, jangka waktu investasi danpencairan yang mudah dan juga tidak ada Penalty, serta risiko yang minim,  reksadana pasar uang merupakan pilihan yang sangat tepat apabila Anda ingin mencoba untuk memulai investasi.

Itulah 5 alasan mengapa investasi reksadana pasar uang merupakan suatu pilihan investasi yang cocok untuk pemula.

Pilihan Lainnya:

Tinggalkan komentar